HUBUNGAN ANTARA DURASI PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KELAINAN REFRAKSI MIOPIA PADA USIA REMAJA DI DUSUN KEMBANGPUTIHAN PAJANGAN BANTUL TAHUN 2025

Authors

  • Mia Ayu Nadia Politeknik Kesehatan Ummi Khasanah, Indonesia

Keywords:

remaja, Dampak Penggunaan Gadget, gadget, Refraksi, miopia

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan penggunaan gadget pada remaja berhubungan dengan meningkatnya kasus kelainan refraksi, khususnya miopia. Data menunjukkan banyak remaja di Dusun Kembangputihan, Pajangan, Bantul, mengalami gangguan penglihatan akibat penggunaan gadget yang berlebihan.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan kejadian kelainan refraksi miopia pada remaja.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 51 remaja berusia 13–20 tahun di Dusun Kembangputihan. Instrumen penelitian berupa kuesioner penggunaan gadget dan pemeriksaan refraksi menggunakan Snellen Chart dan Trial Lens Set. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square.

Hasil: Mayoritas responden (90,2%) menggunakan gadget lebih dari 2 jam per hari, 92,2% menggunakannya pada malam hari sebelum tidur, dan 60,8% tidak beristirahat minimal 20 menit saat bermain gadget. Hasil pemeriksaan menunjukkan 49% responden mengalami miopia. Uji Chi-Square memperoleh nilai p=0,037 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara durasi penggunaan gadget dan kejadian miopia. Analisis risiko menunjukkan responden dengan penggunaan gadget berisiko memiliki peluang 4,58 kali lebih besar mengalami miopia dibandingkan responden yang tidak berisiko (CI 95%: 1,015–20,691).

Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara durasi penggunaan gadget dengan kejadian miopia pada remaja. Penggunaan gadget yang berlebihan dan tanpa pola sehat meningkatkan risiko miopia.

Downloads

Published

2025-12-16

Issue

Section

Articles

Citation Check