GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN GANGGUAN REFRAKSI DI KLINIK REFRAKSI TAHUN 2024: STUDI DESKRIPTIF

Authors

  • Judi Antono Akademi Optometri Yogyakarta, Indonesia

Keywords:

Astigmatisma, Hipermetropia, Klinik Pendidikan, Miopia, gangguan refraksi

Abstract

Gangguan refraksi merupakan masalah kesehatan mata yang prevalen.
Pemetaan karakteristik pasien di klinik refraksi pendidikan penting untuk
perencanaan layanan dan kurikulum akademik. Penelitian ini bertujuan untuk
menggambarkan karakteristik pasien gangguan refraksi di Klinik Refraksi
Akademi Optometri Yogyakarta tahun 2024. Penelitian deskriptif cross
sectional ini menggunakan data sekunder dari buku kerja praktikum
mahasiswa periode September-Desember 2024. Sampel berjumlah 93 rekam
medis yang dipilih secara total sampling, terbagi merata untuk miopia,
astigmat, dan hipermetropia (masing-masing 31 data). Data dianalisis secara
statistik deskriptif univariat untuk variabel jenis kelamin, usia, dan jenis/tipe
gangguan. Secara keseluruhan, pasien didominasi perempuan (56,99%). Profil
usia menunjukkan pola berbeda: miopia (rerata 23,03 tahun), astigmat (24,03
tahun), dan hipermetropia (40,23 tahun). Sebagian besar kasus miopia
tergolong ringan (67,74%), seluruh hipermetropia adalah ringan (100%), dan
astigmat didominasi jenis Astigmatismus Myopicus Compositus-AMC (87,10%).
Terdapat perbedaan karakteristik demografi dan klinis yang jelas di antara
ketiga gangguan refraksi. Temuan ini merefleksikan beban kasus di klinik
pendidikan dan mendukung teori perkembangan gangguan berdasarkan usia.
Data ini bermanfaat sebagai dasar pengembangan layanan klinik dan materi
pembelajaran mahasiswa optometri, sekaligus merekomendasikan penelitian
lanjutan dengan desain analitik.

Downloads

Published

2025-12-16

Issue

Section

Articles

Citation Check